10 Cara Melamar Kerja Yang Baik dan Benar, bisa membuat HRD terkesima

Daftar Isi

Cara Melamar Kerja Yang Baik dan Benar, Saat melamar pekerjaan di satu perusahaan, tentu kamu bukan satu-satunya kandidat. Oleh karena itu, penting bagimu untuk tahu cara melamar kerja yang baik dan benar. Dengan begini, peluangmu mengalahkan kandidat lainnya akan lebih besar.

Namun faktanya ketika telah melamar langsung ke perusahaan, seringkali rasa tidak percaya diri muncul yang akhirnya menyebabkan ketidakstabilan emosi ketika bertemu langsung dengan HRD di perusahaan tempat melamar kerja.

Hal itu juga bisa jadi dikarenakan kurangnya Persiapan dan pengetahuan yang kurang tentang tata cara melamar kerja. Oleh sebab itu sangat penting untuk mengetahui terlebih dahulu cara-cara melamar kerja yang efektif agar proses lamar kerja berjalan dengan mulus.

Pada artikel sebelumnya juga sudah dijelaskan tentang Tips-tips menjawab pertanyaan ketika wawancara dengan HRD ketika melamar kerja. Baca Artikel ini untuk lebih jelasnya : 15 Tips Menjawab Pertanyaan Saat Wawancara Kerja

Nah pada artikel ini cahsatri.com memberikan informasi tentang cara melamar kerja yang baik dan benar versi cermati.com. Silahkan baca artikel ini sampai selesai agar anda paham

10 Cara melamar kerja yang Baik dan Benar


Image by Pixabay

Berikut ini adalah beberapa cara melamar kerja yang baik dan benar yang perlu kamu ketahui.

1. Pilih bidang yang sama

Jika kamu memilih untuk melamar pekerjaan pada bidang yang sama dengan posisi kamu saat ini, maka pihak HRD akan melihatnya sebagai satu nilai plus.

Kamu bisa menggunakan pengalaman kerja yang ada saat ini atau sebelumnya, untuk meningkatkan posisi tawarmu.

Dengan demikian, perekrut bisa yakin, kamu kandidat yang menekuni bidang yang dilamar, dan memang memiliki kualifikasi pada bidang tersebut.

Bagaimana jika kamu seorang fresh graduates, dan belum memiliki pengalaman kerja ?

Jangan khawatir, kamu bisa membuat blog, dan tulisan untuk dijadikan sebagai portofolio. Pasalnya, ini akan menjadi kekuatan tersendiri untukmu di mata HRD.

2. Gunakan istilah khusus di bidangmu

Pakai istilah-istilah teknis yang biasa digunakan dalam bidangmu. Misalnya, kamu melamar untuk posisi Product Manager. Maka, kamu bisa sertakan Scrum, atau Agile dalam cover letter maupun mendiskusikannya saat wawancara kerja.

Jika kamu mengincar posisi pada divisi Digital Marketing, pastikan kamu menjabarkan campaign yang pernah kamu implementasikan di pekerjaan terdahulu, pada setiap channel media sosial.

Dengan begitu, perekrut bisa yakin bahwa kamu memang layak mendapatkan posisi di perusahaan yang dilamar.

3. Sebut gaji dengan jujur

Memang, pertanyaan dari HRD tentang gaji di kantor sebelumnya, dan ekspektasi gaji yang kamu inginkan kerap membuat dilema.

Namun percayalah, kejujuran adalah hal terbaik. Hindari berbohong soal gajimu saat ini.

Hati-hati, karena HRD memiliki jaringan yang luas. Jika perekrut ternyata mengetahui kamu berbohong, maka hal ini dapat berisiko membuat proses rekrutmenmu di kemudan hari akan menghadapi masalah.

4. Pasang foto profesional

Jika kamu memang menyertakan foto dalam CV, pastikan fotomu nampak profesional. Hindari menggunakan berbagai efek demi membuat wajah lebih cantik, atau lebih tampan di foto.

Pasalnya, hal ini justru akan membuat fotomu nampak tidak profesional, dan akhirnya membuat HRD mengurungkan niatnya untuk merekrutmu. Ingatlah untuk mengenakan pakaian formal, seperti blazer saat membuat pasfoto. Ini menjadi akan nilai plus di mata HRD.

5. Perhatikan cover letter dengan baik

Cover letter berfungsi untuk mencerminkan dirimu dan bagaimana kemampuanmu. Oleh karena itu, penting bagimu untuk dapat membuat cover letter yang mampu membuat HRD terkesan.

Selain perkenalan singkat mengenai dirimu, kamu juga perlu menyertakan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang ingin kamu lamar.

Jika kamu masih bingung, cobalah untuk melihat contoh cover letter yang tepat. Agar kamu usahamu dalam mendapatkan kerja dapat berjalan lancar.

Baca juga : Hal-hal Penting Harus Diketahui Sebelum Tanda Tangan Surat Perjanjian Kerja

6. Hindari terlalu sering berganti pekerjaan

Meski saat ini job hopping atau berganti-ganti pekerjaan nampak umum, HRD ternyata memperhatikan hal ini. Begitu juga dengan jangka waktumu bekerja di perusahaan sebelumnya.

Jika kamu bekerja dalam waktu yang cukup lama di suatu perusahaan, maka HRD bisa melihat loyalitasmu dalam posisi tertentu. Ini pun menjadi pertimbangan tersendiri bagi perusahaan untuk merekrutmu.

7. Cari Tahu tentang Perusahaan yang akan dilamar

Sebelum mengirimkan lamaran, atau sebelum kamu datang interview, ada baiknya kamu melakukan riset kecil mengenai perusahaan tersebut.

Sehingga kamu tahu seperti apa perusahaan tersebut, bagaimana bisnis model perusahaan tersebut, siapa target pengguna perusahaan tersebut, dan apa kontribusi yang bisa kamu berikan kepada perusahaan tersebut.

Jika kamu sudah mengetahui beberapa hal ini, tentu akan menjadi nilai lebih untukmu. Baik HRD atau calon user juga akan terkesan denganmu.

8. Poles profil sosial media

Di era digital ini, semakin banyak perekrut yang mencari dan mengintip akun media sosial kandidat.

Pasalnya, media sosial juga dipercaya dapat menjadi perwakilan karakter seseorang. Nah, agar dapat membuat HRD terkesan, cobalah untuk mempercantik profil media sosial milikmu, termasuk LinkedIn.

Selain memerhatikan foto, ingatlah juga untuk mencantumkan pencapaianmu selama ini, dan detail job description.

Dengan begini, selain dapat mengira karaktermu, mereka juga memiliki gambaran kemampuan yang kamu miliki.

9. Percantik portofolio

Tidak lengkap rasanya saat kamu menyertakan cover letter yang baik, namun kamu lupa mencantumkan portofolio hasil dari pekerjaanmu.

Melalui portofolio yang bagus dan menarik, secara tidak langsung kamu memberitahu perusahaan bahwa kamu memiliki pengalaman dan kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Saat ini cara terbaru untuk menunjukan portofolio yang efektif adalah dengan cara membuat portofolio melalui situs.

Cantumkan semua hasil proyek yang telah kamu lakukan dan testimoni dari orang yang telah memakai jasamu tersebut. Dengan begitu, HRD akan terkesan kepadamu.

Selain itu, hindari juga beberapa kesalahan membuat portofolio agar usahamu membuat HRD terkesan menjadi lebih lancar.

10. Buka lebar peluangmu dengan cara ini

Sekarang kamu sudah tahu cara melamar kerja agar membuat HRD terkesan, bukan? Nah, selain melakukan beberapa cara di atas, masih ada cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan kesempatan kerja yang baru. Salah satunya adalah dengan mendaftarkan dirimu di situs talent marketplace.

Cukup mendaftarkan dirimu dengan menggunakan akun LinkedIn, kamu akan membuka pintu peluangmu untuk bertemu dengan perusahaan yang cocok.

Menariknya, situs seperti ini juga telah bekerja sama dengan beragam perusahaan ternama. Sehingga tidak menutup kemungkinan kamu akan bertemu dengan perusahaan impianmu

Itulah ulasan tentang cara melamar kerja yang baik  dan benar agar membuat HRD terkesima. Semoga bermanfaat dan sukses

Baca juga artikel terkait lainnya :

Posting Komentar

               
         
close
   
        Banner iklan disini