Humor Gus Dur : NU Dan Muhammadiyah

Daftar Isi
Humor Gusdur NU dan Muhammadiyah
Gambar ilusi Gus Dur dan Wartawan

Gus Dur adalah presiden RI ke -4. Dan sebelumnya Gus Dur menjadi ketua PBNU ( Pengurus Besar Nahdhatul Ulama’ ) yang berpusat di Jakarta. Gus Dur adalah tokoh figur bagi para Ummat Islam Nahdliyin. 

Meskipun begitu, Gus Dur kerap kali mengerjai ( bercanda dengan Humoris) para kerabat dan orang disekitarnya. Pernah juga Wartawan merasa jengkel karena dikerai oleh Gus Dur. 

Baca juga : Humor Abu Nawas : Melihat Surga dan Bidadari di Topinya

Suatu ketika, tepat di emperan masjid selepas Gus Dur melaksanakan Sholat maghrib, para wartawan mendatangi Gus Dur kemudian menyodorkan pertanyaan berat kepada dirinya. Padahal Belum sempurna Gus Dur menyandarkan punggungnya ke tembok. 

“ Gus, Bagaimana pandangan Islam tentang negara Indonesia yang memilih bentuk negara PANCASILA, bukan negara Islam ? “ Tanya Wartawan

“ Menurut Siapa dulu, NU atau Muhammadiyah ? “ Jawab Gus Dur dengan santainnya.

“ NU, deh Gus “ Kata wartawan

“ Hukumnya Boleh. Karena bentuk negara itu hanya wasilah, prantara. Bukan hanya, tujuan.” Jawab Gus Dur

“ Kalau menurut Muhammadiyah, Gus ? “ tanya Wartawan

“ Sama “ Jawab Gus Dur singkat

Baca juga : Humor : Ketika Gus Dur dibuat bingung oleh orang madura

Lalu Wartawan  melanjutkan pertanyaan berikutnya, “ Kalau melawan pancasila, boleh tidak, Gus ? kan bukan Al-Qur’an ! “ 

“ Menurut NU atau Muhammadiyah dulu ? “ Jawab Gus Dur

“ Muhammadiyah dulu coba, Gus “ Kata wartawan tersenyum

“ Tidak Boleh. Pancasila itu bagian dari kesepakatan dan perjanjian. Islam mengecam keras perusak janji. “ Jawab Gus Dur

“ Kalau menurut NU, Gus ? “ Kata Wartawan 

“ Sama. “ Jawab Gus Dur.

Sampai disini Wartawan mulai jengkel, mereka merasa telah dikerjain oleh Gus Dur. 

Lalu wartawan berkata “ Jawaban menurut NU dan Muhammadiyah Kok selalu sama !. Anda gimana, Gus. Kalau memang pandangan NU dan Muhammadiyah sama, kenapa kita disuruh milih menurut NU atau Muhammadiyah ? Tanya Wartawan

“ Ya.. kita harus dudukkan perkara pemikiran para ulama’ itu dengan benar, mas. Nggak boleh serampangan.” Jawab Gus Dur 

“ Serampangan bagaimana, Gus ? “ Tanya Wartawan

“ Kalau Muhammadiyah itu kan ajarannya merujuk ke Rasulullah “ Jawab Gus Dur.

“ Lha. Kalau NU, Gus ? “ Tanya Wartawan

“ Sama “ Kata Gus Dur 

Para wartawan terdiam, karena merasa sudah dikerjai dua kali oleh Gus Dur. Hahaha

Jangan lupa bahagai, semoga terhibur

Baca juga humor lucu Gus Dur lainnya :  



Posting Komentar