Humor Gus Dur : Perbedaan Bahasa Arab Kuno dan Modern

Daftar Isi
Gus Dur dan raja Fahd
Foto Gus Dur dan Raja Fahd

Seperti yang kami katakan dalam artikel sebelumnya, ada salah satu humor Gus Dur yang dapat membuat Gus Dur berjasa bagi orang Saudi Arabia. Hal ini dikatakan oleh KH. Musthofa Bisri yang akrab dipanggil Gus Mus.

Waktu menjabat jadi presiden RI ke -4, Gus Dur sering berkunjung ke Saudi untuk menemui raja Fahd, yang waktu itu sedang menjabat jadi raja Saudi Arabia ( presiden).

Baca juga : Humor Gus Dur: NU dan Muhammadiyah

Raja Fahd sendiri memang dikenal tidak pernah ketawa atau tidak pernah kelihatan giginya saat menjabat jadi pemimpin Arab Saudi. Karena raja Fahat orangnya sangat serius. 

Singkat cerita, Ketika dalam waktu ngobrolnya dengan raja Saudi, Gusdur berkata kepada raja " Baginda, jangan percaya dengan bahasa Arabnya jamaah haji Indonesia "

" Loh memang kenapa ?? " Kata Baginda

" Mereka pakai bahasa Arab Kuno, yang ada di kitab kitab lama. Sedangkan anda sudah pakai bahasa Arab modern " jawab Gusdur

" Loh iya, contohnya apa ?? " Tanya Baginda raja

" Ada seorang kiyai ( syekh ) dari Indonesia pergi haji. Habis letakkan barang-barangnya lalu dia keluar dengan pembantunya. Disamping asrama itu dia jalan satu jurusan, karena dia di depan, dia membaca tulisan NO Entry ( dilarang masuk ), Bahasa Arabnya  Mamnu'ud Dukhul ( Dilarang masuk, ). 

Baca juga : Humor : Gus Dur membuat presiden Kuba tertawa terpingkal-pingkal

Karena kiyai tersebut pahamnya menggunakan bahasa Arab Kuno yang dikitab-kitab lama. Lalu kiyai itu berkata kepada pembantunya, karena pembantunya itu juga tidak paham bahasa Arab modern. 

" Dukhul itu kalau di kitab-kitab klasik artinya hubungan seksual suami dan istri. Lah disitu kok dilarang Dukhul, Orang sini keterlaluan " kata kiyai ke pembantunya

" Emang kenapa, kyai ? " Tanya pembantu

" Masak,  begituan ( hubungan seksual ) Kok dijalan! " Kata kiyai kepada pembantunya

Kemudian raja Fahd tertawa kepingkal-pingkal mendengar cerita Gus Dur yang sangat lucu itu

Setelah seminggu balek ke Jakarta, Gus Dur mendapat surat dari seorang warga negara Saudi Arabia. " Terimakasih anda telah membuka mulutnya raja kami, semenjak jadi raja tidak pernah membuka mulut ," hahaha

Hal inilah yang membuat Gus Dur berjasa bagi rakyat Saudi pada waktu itu. Semoga terhibur dan jangan lupa bahagia

Baca juga humor lucu Gus Dur lainnya :  

Posting Komentar